Apa itu UGC dan Pengaruhnya Terhadap Trafik

apa itu apa itu ugc ? saya yakin Anda sudah cukup familiar dengan istilah user generated content (UGC) dan sudah terbiasa membuat konten-konten seperti ini. Secara sederhana, UGC adalah konten yang dibuat oleh para pengguna atau user. Jika konten biasa katakanlah konten yang dibuat oleh sebuah perusahaan atau media massa, arus informasi hanya bersifat satu arah, UGC justru sebaliknya. Konten UGC bukan hanya bersifat dinamis, tapi juga terjadi interaksi langsung antara penulis dengan pembaca.

Apa itu User Generated Content

Tipe UGC bermacam-macam, ada yang dimiliki dan diisi oleh single-user seperti blog, ada pula yang difasilitasi oleh sebuah perusahaan tapi bisa digunakan oleh beberapa user seperti media citizen journalism (Kompasiana, Forum Liputan6, Forum Detik, dll.), Internet forum, Wikipedia, dan lain sebagainya.

Ada pula yang disebut dengan micro UGC dengan konten yang cenderung lebih pendek dan interaksi yang lebih dinamis. Media sosial seperti Facebook (akun personal, pages, grup) dan Twitter adalah contoh micro UGC.

Tahun 2005, konsep UGC mulai diadaptasi oleh media massa dan terus berkembang hingga sekarang. Konsep yang sama juga digunakan oleh berbagai perusahaan untuk membangun interaksi dengan pembaca.

Konten Interaktif

Konten UGC bisa berupa apa saja, visual, audio, audio visual, atau gabungan ketiganya. Lalu konten seperti apakah yang bisa membangun interaksi dengan audiens dan meningkatkan trafik? Tentu saja konten yang berkualitas.  Tapi, konten berkualitas adalah satu hal. Konten berkualitas yang mampu memikat dan membangun interaksi dengan pembaca adalah hal lain. Ada jutaan artikel yang di-publish di Internet setiap harinya. Pertanyaannya adalah, mengapa pembaca harus membaca artikel yang kita buat?

proses pembuatan kontent ugc

proses pembuatan kontent ugc

Sebetulnya, ini sebuah tantangan bagi para pemilik situs web, blogger, content writer, dan siapapun yang beraktivitas di Internet. Sebab tidak dapat dipungkiri bahwa feedback dari pembaca merupakan salah satu sumber acuan untuk meningkatkan kualitas konten itu sendiri.

Satu hal lagi, jika relasi antara pemilik situs, konten, pembaca, dan search engine, dipetakan ke dalam proses komunikasi, maka masing-masing elemen memegang peranan yang cukup penting.

UGC & SEO

Dalam proses komunikasi di dunia digital, konten dikomunikasikan ke dua arah: pembaca dan mesin pencari. Sebagai media untuk menyampaikan pesan sekaligus media untuk memancing tanggapan, sebuah konten haruslah bisa dipahami oleh manusia dan oleh mesin. Itu sebabnya mengapa pengetahuan seorang content creator di bidang penulisan sebaiknya diimbangi juga dengan pengetahuan tentang SEO.

Kategori Konten berdasarKan SEO

Dalam SEO, ada dua macam UGC. Keduanya mengirimkan sinyal yang sama kepada mesin pencari.

Kategori Konten berdasarKan SEO

Kategori Konten berdasarKan SEO

Kelebihan UGC

Jika dibandingkan dengan konten statis yang arus informasinya hanya bersifat satu arah, UGC memiliki beberapa kelebihan:

1. Trafik
Karena UGC dibuat, dibaca, ditanggapi, dan dibagikan oleh sesama pengguna, maka akan terjadi semacam interaksi. Interaksi inilah yang kemudian meningkatkan trafik.

2. dinamis
UGC lebih dinamis, mudah dimodifikasi, dan dioptimasi.  Blogpost misalnya, kita bisa mengatur kata kunci apa saja yang ingin kita optimasi. Di situs web dengan multiple user, iklimnya lebih dinamis lagi karena setiap user tentu memiliki keunikan tersendiri ketika membuat konten.

3. Feedback
Feedback dari pembaca merupakan “harta karun” yang tidak  bisa kita abaikan begitu saja. Feedback dari pembaca bisa dijadikan parameter apakah konten yang kita buat dipahami dan bermanfaat atau tidak. Feedback juga bisa dijadikan bahan acuan untuk peningkatan kualitas konten ke depannya.

4. Interaktif
Konten yang memungkinkan pembaca berinteraksi dengan  content creator akan serta merta membangun kedekatan atau engagement.

Optimasi UGC

situs-situs besar dan berbagai perusahaan sudah lama menggunakan konsep UGC untuk memaksimalkan bisnis mereka. Well, konsep UGC sebetulnya bisa dipergunakan untuk situs mana saja, personal maupun nonpersonal.

Jika Anda memiliki sebuah situs web, sebaiknya mulai memanfaatkan user-generated content agar jangkauan konten yang Anda buat semakin luas.

Psikologi Pembaca

Yang paling menarik dari optimasi UGC untuk meningkatkan trafik adalah bahwa kita tidak hanya berhubungan dengan mesin pencari, melainkan juga dengan psikologi para pengguna dan pembaca. Sebelum mengoptimasi UGC, sebaiknya Anda mengetahui demografi pembaca terlebih dahulu. Tools yang bisa digunakan untuk mengetahui demografi pembaca salah satunya adalah Google Analytics.

Cara Optimasi UGC

1. Kolom Komentar
Menyediakan kolom komentar di situs web atau laman yang Anda miliki akan mengundang pembaca untuk memberikan feedback. Ini juga jelas akan meningkatkan trafik. Secara psikologis, pembaca lebih senang
berkunjung ke situs web yang memungkinkan mereka untuk berkomentar karena menambah faktor kedekatan. Pembaca akan merasa sedang berinteraksi dengan manusia, bukan dengan mesin.

tip: Usahakan untuk membalas setiap komentar,terutama komentar yang berupa pertanyaan.

2. Kolom testimoni
Seberapa hebat pun produk yang Anda jual, pembeli atau pelanggan tetap butuh untuk diyakinkan. Sehebat apa pun teknik marketing yang Anda lakukan, pada akhirnya keputusan tetap ada di tangan mereka.

Adanya kolom testimoni memungkinkan pembaca, dalam hal ini pelanggan Anda, untuk memberikan pendapat tentang produk yang mereka beli. Bentuk testimoni ini bermacammacam, bisa berupa ulasan komprehensif atau hanya sekilas. Yang jelas, ulasan seperti ini akan membantu para calon pelanggan untuk memutuskan apakah mereka akan membeli produk Anda atau tidak.

tip: Lengkapi dengan fitur rating atau tanda bintang sebagai parameter tingkat kepuasan pelanggan.

3. Social Login
Yang kerap menjadi masalah ketika akan memberikan komentar atau testimoni di berbagai situs web adalah harus login terlebih dahulu. Jika Anda memiliki pembaca yang cukup loyal, hal ini tidak akan berpengaruh banyak. Tapi, bagaimana jika pembaca yang datang adalah mereka yang tidak mau repotrepot membuat akun di situs web Anda ?Untuk itulah social login diperlukan.

Social login memungkinkan pembaca untuk mengkoneksikan kolom komentar atau testimoni dengan berbagai media sosial yang mereka miliki. Contoh social login: Facebook, Twitter, G+, Open ID, dan lain-lain.

tip: Buatlah antarmuka yang mudah digunakan.

4. blog
Cara lain untuk membuat UGC dalam situs web statis yang Anda miliki adalah dengan menambahkan blog. Anda bisa memisahkan antara situs utama dari blog dengan cara menambahkan sub-domain atau subfolder.

Selain lebih interaktif, blog juga lebih mudah dikelola. Konten blog tidak harus berisi produk yang Anda jual atau jasa yang Anda tawarkan, konten blog bisa saja berisi pengetahuan yang berguna bagi pembaca namun tetap relevan dengan topik utama bisnis Anda.

tip: Update konten secara berkala.

5. Forum
Berbeda dengan blog yang hanya diisi oleh Anda sebagai pemilik situs web utama, konten diisi oleh para user. Memang, Anda tidak memiliki kontrol penuh terhadap topik atau konten yang dibuat oleh para user, oleh sebab itu perlu dibuat semacam peraturan agar topik yang dibahas tidak melenceng dari topik utama situs web Anda.

Karena tidak semua user paham dan (lebih tepatnya) peduli terhadap SEO, penulisan, atau struktur dasar sebuah konten, sebaiknya Anda mengatur tampilan agar mudah digunakan. Untuk optimasi SEO, lengkapi dashboard dengan fitur-fitur atau pengaturan default.

UGC dengan multiple user memang agak menantang untuk dikelola. Salah satu tantangannya adalah batasan link ke luar situs web. Ada beberapa forum yang melarang keras para penggunanya untuk membuat link atau tautan ke luar forum kecuali ke situs utama, ada pula yang mengizinkan namun dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Jika forum yang Anda buat memperbolehkan tautan ke luar forum atau situs utama, pastikan Anda membuat peraturan yang jelas agar tautan-tautan itu tidak berpengaruh buruk terhadap SEO. Misalnya, tautan ke luar forum diperbolehkan asal tetap memakai rel=no-follow. Tidak diperbolehkan membuat tautan ke situs berkonten terlarang seperti judi, situs porno, atau situs kompetitor.

tip: Selain membuat peraturan yang jelas, edukasi juga para user agar lebih menghasilkan konten yang lebih berkualitas.

Kekuatan Media Sosial

Media sosial adalah cara atau tempat orang-orang berinteraksi dan berkomunikasi di media online. Hingga bulan Juni 2016, Indonesia menduduki peringkat ke-4 negara pengguna Internet terbanyak di Asia. Menurut statista.com, ada 104.2 juta pengguna Internet di Indonesia, 89%-nya adalah pengguna media sosial. Angka ini tentu akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Sampai tahun 2021, diperkirakan pengguna media sosial akan meningkat hingga 43.66% dari populasi.

Dari sisi mana pun, bisnis maupun personal, ini jelas jumlah yang fantastis. Sangat disayangkan jika kita mengabaikan peluang besar ini. Jika dilihat dari sisi kita sebagai situs web, angka di atas artinya peluang untuk lebih meningkatkan trafik.

Memang, masih ada spekulasi tentang apakah social signals akan memengaruhi peringkat situs web di mesin pencari atau tidak. Yang jelas, mengoptimasi social signals, atau trafik yang berasal dari berbagai media sosial, adalah salah satu teknik off-site SEO yang dipercaya efektif.

chart pengguna internet di indonesia tahun 2014 - 2021

chart pengguna internet di indonesia tahun 2014 – 2021 Sumber : statistica.com

Namun, memanfaatkan peluang dan mengoptimasi media sosial tetap saja membutuhkan strategi, salah satunya adalah dengan mengetahui karakteristik media sosial itu sendiri.

Selain berbagi hal-hal pribadi dan berinteraksi, secara naluriah, para pengguna media sosial senang membicarakan dan berbagi topik-topik yang sedang hangat, berkualitas, atau relevan dengan diri mereka sendiri. Itu sebabnya mengapa konten atau berita dari situs-situs hardnews lebih cepat menjadi viral jika dibandingkan dengan konten kasual. Tapi, ini bukan berarti Anda harus menulis tentang hal-hal ter-update setiap kalinya jika situs yang Anda miliki memang bukan situs berita.

Akun Media Sosial

Pada mulanya, barangkali Anda ingin memastikan bahwa Anda memiliki akun di semua media sosial yang ada. saya menyarankan Anda untuk membuat dan mengklaim semua media sosial yang bisa anda temukan. Meski, Anda tidak perlu menggunakan seluruhnya, tapi ini penting agar anda memilikinya. Barangkali, suatu hari Anda akan menemukan fungsinya. Dan tentu tidak akan menyenangkan jika ternyata nama akun yang Anda inginkan sudah diambil oleh orang lain.

Akan sedikit membingungkan bagi audiens Anda jika URL yang Anda miliki tampak seperti ini:

  • twitter.com/abcflowers
  • facebook.com/abcflowerco
  • pinterest.com/abcflowerschicago
  • instagram.com/abc_flowers

Akan lebih mudah bagi Anda dan audiens jika URL tampak seperti ini:

  • twitter.com/abcflowers
  • facebook.com/abcflowers
  • pinterest.com/abcflowers
  • instagram.com/abcflowers

Coba bayangkan ketika Anda akan mencetak kartu nama atau windows wraps dan yang perlu Anda katakan hanya: Follow us: /abcflowers.

Media sosial: ya dan tidak

Media sosial dapat dipergunakan untuk membagikan konten anda kepada publik. Tapi, bukan itu saja yang dapat Anda lakukan di media sosial. Hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah membuat audiens bosan dengan selalu memposting sesuatu yang hanya berhubungan dengan diri Anda. Harap diingat bahwa orang-orang memerlukan informasi, edukasi, dan hiburan. Tidak lebih dan tidak kurang.

Di sini, Anda sedang mengelola dan membangun reputasi. Apakah Anda ingin orang-orang berpikir bahwa Anda hanya sedang berusaha menjual sesuatu kepada mereka? Mereka akan mulai merasa lelah dan akan begitu saja berhenti mengikuti Anda. Anda harus cerdas. Jadilah diri Anda sendiri. Tidak ada seorang pun yang suka sebuah brand berbicara KEPADA mereka. Mereka ingin Anda secara pribadi berbicara dengan mereka.

Barangkali, Anda tertantang untuk menambah jumlah follower. Sebarkanlah ajakan agar para pelanggan mengikuti Anda di Facebook dan Twitter. Katakan kepada mereka bahwa sesekali Anda memberikan kupon diskon khusus di media sosial tersebut. Bagikanlah informasi bermanfaat yang berguna bagi kehidupan mereka sehari-hari.
Jika Anda memikirkan tentang bagaimana Anda bisa bermanfaat bagi audiens, maka mereka akan lebih bisa menerima ketika Anda memposting sesuatu yang berhubungan dengan bisnis Anda. Dalam rangka membuat orang-orang merasa terlibat dengan media sosial yang Anda miliki, buatlah konten yang menarik. Tempatkan diri Anda di posisi mereka setiap kalinya.

Jika Anda mereka, akankah Anda membagikan sebuah video kepada teman atau keluarga? Biasanya, jawabannya adalah tidak. Tapi, jika Anda membuat sebuah video bermanfaat tentang bagaimana cara melakukan sesuatu di sekitar mereka, barangkali mereka akan begitu saja membagikannya. Atau jika Anda memposting kupon atau penawaran, Anda bisa saja mendapatkan respons dari audiens Anda.

Media sosial adalah alat yang sangat bermanfaat jika dipergunakan dengan benar. Atau bisa saja ini hanya membuang-buang waktu jika Anda hanya berpikir tentang Anda dan bisnis Anda. Anda harus selalu berpikir tentang audiens dan bagaimana Anda bisa melayani mereka. Tidak ada yang ingin sepanjang waktu hanya mendengar seberapa pesat perkembangan bisnis Anda atau sehebat apakah produk Anda.

Tips Menggunakan Media Sosial

1. Jangan mengganggu.
2. Ajukan banyak pertanyaan.
3. Tetapkan tujuan.
4. Jangan terlalu banyak membagikan sesuatu.
5. Kutipan atau quotes sudah ketinggalan zaman.
6. Gambar dan videolah yang kekinian.
7. Jadilah trendsetter.
8. Berwibawa.
9. Jangan lakukan setiap hal yang orang lain lakukan. Jadilah pusat perhatian di tengah kerumunan.
10. Biarkan orang-orang menantikan apa yang akan Anda posting berikutnya.
11. Beri perhatian kepada apa yang dikatakan oleh audiens.
12. Berkomunikasi dengan audiens. Jangan biarkan mereka berbicara tanpa Anda tanggapi.
13. Perhatikan perbedaan waktu. Ketahui waktu yang tepat kapan audiens akan membaca postingan Anda.
14. Selalu mengembangkan jaringan.
15. Jangan abaikan kesempatan untuk membantu seseorang.

Mau Tau Kelanjutanya, Baca disini ya Apa itu UGC dan Pengaruhnya Terhadap Trafik – Part 2

Leave a Reply