BIG Data dan Segala Hal Tentangnya

BIG Data, apakah itu ?, pastinya akhir – akhir ini kamu sering kan mendengar tentangnya, hanya aja kamu tidak tahu apa itu big data, pemanfaatanya dan contoh hasil dari BIG Data yang tidak kamu tau pastinya.

Apa Itu Big Data ?

saya sendiri tidak bisa mendefinisikan apa itu big data, berikut ini definisi apa itu big data dari berbagai sumber :

Definisi Big Data Menurut Wikipedia

“Big data is a broad term for data sets so large or complex that traditional data processing applications are inadequate. Challenges include analysis, capture, data curation, search, sharing, storage, transfer, visualization, and information privacy.”

Definisi Big Data Menurut Gartner

“Big data is high-volume, high-velocity and high-variety information assets that demand cost-effective, innovative forms of information processing for enhanced insight and decision making.”

Definisi Big Data Menurut Teradata dan Hortonworks versi bahasa indonesianya

“Big Data adalah gerakan atau inisiatif organisasi-organisasi untuk mengambil, menyimpan, memroses, dan menganalisa data-data yang sebelumnya tidak memungkinkan atau tidak ekonomis untuk diambil, disimpan, diproses, dan dianalisa.”

Contoh Sumber BIG Data yang mudah ditemui

nah, setelah membaca definisi apa itu big data, lalu selanjutnya contoh sumber big data yang sering kamu jumpai dan bahkan bisa kamu dapatkan dengan mudah. salah satu contohnya ialah hasil querry pencarian di google, seperti gambar di bawah, saya menggunakan google trend dengan keyword, dengan menggunakan google trend kamu bisa menemukan apa apa saja yang berkaitan dengan search term yang kamu cari berdasarkan tahun.

contoh sumber big data yang mudah ditemui
contoh sumber big data yang mudah ditemui

salah hal keren dengan menggunakan thinkwithgoogle.com kamu bisa melihat trending produk dari bulan ke bulan.

trending produk di google
trending produk di google

sebelumnya udah pernah nonton film seri drama politik ‘House of Cards’ apa belum ? salah satu hal keren dari pemanfaatan big data yaitu adanya serial tv ini di netflix.

tahukah kamu, prosedur umum di HBO dan perusahaan lain yg sejenis adalah mereka akan membeli episode pertama dari serial tv tersebut. yaitu pada episode pertama dari season pertama atau yang biasa disebut Pilot Episode. lalu mereka akan melihat episode pilot tersebut dan mengambil sample dari customer mereka untuk menonton Pilot Episode tersebut. Jika customer mereka suka maka mereka akan membeli satu season dari serial TV tersebut untuk mereka tayangkan di saluran televisi mereka secara periodik. Misalnya satu episode per minggu. Prosedur ini ditempuh untuk benar-benar meyakinkan perusahaan seperti HBO bahwa customer mereka benar-benar suka dengan tayangan tersebut.

apa itu big data dan pemanfaatanya
apa itu big data dan pemanfaatanya

Sedangkan Netflix memilih pendekatan berbeda, Selain informasi dari lembaga rating, mereka juga sudah melakukan data mining terhadap data yang mereka kumpulkan di sistem Big Data mereka. tanpa melihat Pilot Episode, Netflix sudah sangat yakin bahwa customer mereka akan suka dengan House of Cards. Dengan keyakinan tersebut mereka langsung menyatakan akan membeli serial TV tersebut sekaligus 2 season.

Mendapatkan tawaran Netflix yang cukup berani tersebut, production house langsung memberikan hak siar ekslusif kepada Netflix sehingga HBO harus gigit jari. netflixpun juga mempersilakan customernya untuk menonton keseluruhan episode House of Cards sekaligus dan tidak satu episode per minggu seperti di tv kabel. Pertaruhan Netflix tersebut berbuah manis. House of Cards benar-benar meledak dan bahkan mendapatkan Emmy Awards.

Hal ini mulai membuka mata banyak industry akan kekuatan dari Big Data. Big Data memberikan semacam jaminan tanpa effort yang berlebihan untuk menilai sesuatu yang baru. Dengan informasi yang diambil dari analisis Big Data tersebut, tindakan bisa dengan cepat diambil sehingga kompetitorpun bisa dikalahkan. Meskipun kompetitor itu adalah perusahaan besar yang telah lama menguasai pangsa pasar.

Fakta diatas juga cukup mengguncang (Disrupt) karena sekarang perusahaan video on demand (Netflix) juga bersaing dengan entertainment di tv kabel seperti HBO. Di pasar sebelumnya perusahaan video on demand hanya menampilkan film-film dan serial tv lama yang sudah diputar di bioskop atau di tv kabel. Video on Demand pada umumnya hanya memutar barang lama saja dan untuk customer yang ingin bernostalgia dengan tontonan lama.

Dengan digunakan Big Data, Netflix mengubah pandangan ini. Penyedia video on demand juga menampilkan tontonan-tontonan baru yang berkualitas dan ekslusif serta bahkan tidak bisa di tonton di TV kabel.

Ilustrasi Video Tentang BIG Data

MASIH BERSAMBUNG YA..

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *