Plesk Panel: Tidak Sekedar Web Hosting Biasa

Jika berbicara tentang platform web hosting, hampir bisa dipastikan kebanyakan orang sudah familiar dengan nama cPanel. Namun, tidak ada salahnya Anda tahu tentang Plesk Panel juga, bukan?

sedikit review Plesk Panel merupakan alternatif lain platform untuk web hosting selain cPanel. Sebenarnya, Plesk Panel bukanlah pemain baru di dunia platform web hosting karena Plesk sudah muncul sejak tahun 2001 walaupun baru menjadi sebuah bisnis komersil yang independen belum lama ini, tepatnya tahun 2015 lalu. Tentunya seperti platform web hosting lainnya, Anda bisa mengandalkan Plesk Panel untuk urusan server website Anda, akun-akun email Anda, dan juga menangani entri DNS.

Fitur-fitur Plesk Panel yang sebaiknya Anda tahu

Untuk urusan fitur dari Plesk Panel, yang paling kentara adalah tampilan antar mukanya. Perlu diakui, tampilan antar muka Plesk bisa dikatakan sangat memudahkan pengguna, khususnya untuk urusan bernavigasi. Sehingga, para pengguna dapat merasa lebih nyaman dan lebih efektif dalam menggunakan platform ini.

Lebih jauh lagi, selain fitur umum platform web hosting, Anda juga bisa menikmati beberapa layanan add-ons yang kompatibel seperti Parallel Plesk Sitebuilder, fitur billing, alat untuk urusan invoice atau tagihan yang sangat cocok bagi website bertipe toko online dan sejenisnya, serta fitur yang mendukung banyak server. Semua fitur-fitur tersebut akan semakin meningkatkan kemampuan Plesk Panel untuk memberikan kepuasan pada penggunanya.

Apa yang membuat Plesk Panel tampil beda?

Selain fitur-fitur yang sudah disebutkan di atas, apalagi yang membuat Plesk Panel berbeda dari platform web hosting lain, khususnya jika dibandingkan dengan cPanel? Sejujurnya, hampir tidak ada perbedaan yang signifikan dari kedua platform tersebut selain tampilan antar muka Plesk yang lebih “bersahabat dan nyaman”.

Sebagai contoh, untuk urusan tarif, hampir tidak ada perbedaan antara Plesk dan cPanel. cPanel menawarkan tarif sekitar $425 per tahun untuk dedicated plan-nya yang bisa dibeli dengan tarif bulanan sekitar $35. Sementara untuk Plesk, tarifnya adalah $40 per bulan. Hampir tidak ada bedanya, bukan?

Kalau memang harus ada hal yang berbeda dari Plesk Panel, ya kembali lagi ke urusan tampilan antar muka. Sepertinya memang terdengar sepele, akan tetapi jika Anda seorang pengguna yang benar-benar awam, tampilan antar muka Plesk akan amat sangat membantu.

Sejauh yang saya tau sampai saat ini, Register yang menawarkan Plesk Panel hanya ada di RumahWeb, fitur yang tersedia di optimalkan untuk WordPress Hosting. meskipun Cpanel juga menyediakan lebih banyak tool untuk membuat web dengan dibantu Softaculous. tapi ketika saya menggunakan Plesk Panel yang ada di RumahWeb fiturnya hanya dioptimalkan untuk Memanage Web yang menggunakan CMS WordPress.

Lalu bagaimana Fitur dan Performanya ?, ya jelas keren dan beda banget lah. dengan plesk panel kita bisa memanage web kita tanpa harus masuk kedalam dashbord wordpressnya bila hanya untuk sekedar update theme, update plugin, ganti password.

Perbandingan Harga cPanel dan Plesk Panel

Tarif Bulanan CPANEL

Tarif Bulanan CPANEL

Tarif Bulanan Plesk Panel

Tarif Bulanan Plesk Panel

Jadi, kesimpulannya?

Sebagai sebuah alternatif platform web hosting, Plesk Panel cukup direkomendasikan, atau bahkan sangat direkomendasikan jika Anda awam dengan hal semacam ini. Anda juga perlu tahu kemampuan Plesk Panel untuk mendukung sistem operasi Windows selain opsi dukungan pada operasi Linux. Ini bisa menjadi pertimbangan dan nilai positif bagi Plesk karena di sisi lain, cPanel hanya mendukung Linux, Red Hat, dan juga CentOS tanpa ada opsi untuk Windows. Jadi, bisa dikatakan Plesk Panel lebih fleksibel untuk urusan ini. Menarik, bukan?

Leave a Reply